Analisis Penerapan Total Productive Maintenance (TPM) untuk Meningkatkan Efisiensi Produksi pada PT XYZ

Main Article Content

Erlangga Indra Saputra
Diko Arianto
Didit Harianto
Ilham Rizqi Awaludin

Abstract


  1. XYZ menghadapi tantangan signifikan dalam meningkatkan efisiensi produksi akibat tingginya tingkat breakdown dan downtime mesin, yang berdampak pada produktivitas dan profitabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Total Productive Maintenance (TPM) dan meningkatkan efisiensi produksi melalui perhitungan Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan analisis six big losses. Metode yang digunakan meliputi identifikasi masalah, studi pustaka, dan observasi lapangan, diikuti oleh perhitungan OEE serta analisis terhadap kerugian yang terjadi selama proses produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai OEE PT. XYZ berada di angka 66,57%, di bawah standar kelas dunia. Analisis mengidentifikasi bahwa kerugian terbesar berasal dari setup and adjustment, mencapai 18%.Rekomendasi perbaikan meliputi penetapan SOP yang jelas, pelatihan ulang bagi karyawan, dan perawatan berkala untuk meningkatkan efektivitas mesin. Penerapan langkah-langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi produksi di PT. XYZ.

Article Details

Section
Articles
Author Biography

Erlangga Indra Saputra, Universitas Pelita Bangsa

Teknik Industri

References

[1] (Heizer dan Render, 2014) Operation Management; sustainability and Suply Chain Management. (n.d.). int t S : P ale en.

[2] Ammons, D. (2020). Human Resource Management. In Municipal Benchmarks:Assessing Local Perfomance and Establishing Community Standards (pp. 181–199). https://doi.org/10.4324/9781315702261-19

[3] Goetsch & Davis (2010). (n.d.). Quality_Management_for_Organizational_Ex. [4]Hasriyono, M. (2009). Evaluasi Efektivitas Mesin dengan Penerapan Total Productive Maintenance (TPM) di PT. Hadi Baru. Universitas Sumatera Utara.

[5] Jonsson, P. (1999). Overall Equipment Effectiveness: A Method for Improving Productivity in Manufacturing Companies. Journal of Manufacturing Systems, 18(1), 33-42. (2013). Logistics and supply chain management. Research in Transportation Economics, 41(1), 3–16. https://doi.org/10.1016/j.retrec.2012.10.006

[6] Nakajima, S. (1988a). Introduction to TPM: Total Productive Maintenance. Productivity Press. https://books.google.co.id/books?id=XKc28H3JeUUC

[7] Nakajima, S. (1988b). Introduction to TPM (pp. 1–158). Productivity Press, 1988. https://doi.org/0915299232, 9780915299232

[8] Sermin, S., & Elevli, B OEE Reference Values for Heavy Equipment in Mining. Journal of Engineering Research, 10(3), 45-52. (2010). Performance measurement of mining equipments by utilizing OEE. Acta Montanistica Slovaca, 15(2), 95–101.

[9] Stevenson, W. J. (2002). Operations Management. McGraw-Hill/Irwin. https://books.google.co.id/books?id=fb9aAAAAYAAJ

[10] Sugiyono Prof, D. (2010). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kulaitatif dan R & D. Bandung: Cv. Alfa Beta.

[11] Sumanth, D. J. (1984). Productivity Engineering and Management: Productivity Measurement, Evaluation, Planning, and Improvement in Manufacturing and Service Organizations. McGraw-Hill. https://books.google.co.id/books?id=H5ZRAAAAMAAJ

[12] Wireman, T. (2004). Total Productive Maintenance. Industrial Press. https://books.google.co.id/books?id=UfKRG56P1-QC