Optimalisasi Sistem Antrian Sebagai Upaya Meningkatkan Kualitas Pelayanan di Puskesmas X Kabupaten Bekasi

Isi Artikel Utama

Muhammad Basofi Fitra Wanandi
Dr. Supardi, S.T., M.M.
Dr. Widi Winarso, S.E., M.M.

Abstrak


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sistem antrian terhadap kualitas pelayanan, mengevaluasi model antrian yang berjalan, serta membandingkan model antrian M/M/1 dengan model antrian usulan M/M/2 di Puskesmas X Kabupaten Bekasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan observasi langsung pada layanan pendaftaran dan poli umum (klaster 3) selama periode 13–18 Oktober 2025. Data dianalisis menggunakan model antrian single-channel single-phase (M/M/1) dan multi-channel single-phase (M/M/2) dengan bantuan software QM for Windows. Uji distribusi Poisson dan Eksponensial dikonfirmasi melalui uji Chi-Square dan Kolmogorov-Smirnov (p > 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan pendaftaran dengan tiga loket (M/M/3) telah beroperasi optimal dengan tingkat utilisasi rata-rata 57,4% dan waktu tunggu rata-rata 2,1 menit. Sebaliknya, poli umum dengan satu dokter (M/M/1) tidak stabil pada 83,3% hari kerja dengan utilisasi 127,8% dan waktu tunggu rata-rata lebih dari 48 menit, menjadikannya bottleneck utama yang berdampak pada rendahnya kepuasan pasien di seluruh dimensi SERVQUAL. Model antrian usulan dengan penambahan satu dokter (M/M/2) terbukti mampu menstabilkan sistem di semua hari kerja, menurunkan waktu tunggu sebesar 60,6% menjadi rata-rata 18,9 menit, dan menekan total waktu pelayanan menjadi 38,9 menit, memenuhi standar Kementerian Kesehatan ≤ 60 menit pada 83,3% hari operasional.


Rincian Artikel

Bagian
Articles

Referensi

[1] Mahessya, R., Putra, R., & Veri, J. (2019). Pemodelan dan Simulasi Penerapan Antrean Multiphase pada Antrean Pembuatan SIM Pengendara Sepeda Motor di Polres Sijunjung. Jurnal Sains Dan Informatika, 5(1), 31–38. http://doi.org/10.22216/jsi.v5i1.4091

[2] Setiyawati, F. F., Kurnianto, A., & Putriyanti, C. E. (2024). Analisis Waktu Tunggu Pelayanan Poliklinik Rawat Jalan di Rumah Sakit. Jurnal Kesehatan, 13(1), 144–153. https://doi.org/10.46815/jk.v13i1.256

[3] Parasuraman, A., Zeithaml, V. A., & Berry, L. L. (1988). SERVQUAL: A Multiple-Item Scale for Measuring Consumer Perceptions of Service Quality. Journal of Retailing, 64(1), 12–40. https://doi.org/10.1016/0022-4359(88)90029-4

[4] Zeithaml, V. A., Bitner, M. J., & Gremler, D. D. (2018). Services Marketing: Integrating Customer Focus Across the Firm (7th ed.). McGraw-Hill Education.

[5] Supranto, J. (2011). Pengukuran Tingkat Kepuasan Pelanggan untuk Menaikkan Pangsa Pasar. Rineka Cipta.

[6] Mardhiyah, S., Supardi, & Firdaus, V. (2024). Analysis of Queueing System, Health Services, SOP, and Quality Standards on Patient Satisfaction Levels at Urangagung Health Center. Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal), 7(2), 319–334. https://doi.org/10.33258/birci.v7i2.7878

[7] Alimuddin, S., & Ahsan, M. (2023). Analisis Sistem Antrean dan Optimalisasi Layanan pada UPTD Puskesmas Lakessi Parepare. Journal of Mathematics Learning Innovation, 1(2), 163–175. https://doi.org/10.35905/jmlipare.v1i2.4298

[8] Ibrahim, N., Nasib, S. K., Nuha, A. R., Katili, M. R., Nurwan, & Wungguli, D. (2025). Analisis Sistem Antrean dengan Model M/M/C Dalam Meningkatkan Efektivitas Kinerja Sistem. Algoritma: Jurnal Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, Kebumian dan Angkasa, 3(2), 20–34. https://doi.org/10.62383/algoritma.v3i2.431

[9] Heizer, J., & Render, B. (2016). Manajemen Operasi (Edisi ke-11). Salemba Empat.

[10] Panday, R., Hartati, A. S., & Navanti, D. (2020). Queue Systems Evaluation of Fast Food Industrial. INOBIS: Jurnal Inovasi Bisnis dan Manajemen Indonesia, 3(1), 17–26. https://doi.org/10.31842/jurnal-inobis.v3i1.117

[11] Wardhani, V., Darmawansyah, Nildawati, & Zabrina, T. N. (2019). Pengaruh Waktu Tunggu Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien di Puskesmas. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 13(2), 14–20. https://doi.org/10.24893/jkma.v13i2.456

[12] Rahayu, S., Putri, M. E., & Wijaya, T. (2020). Optimalisasi Sistem Antrean untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan di Era JKN. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 9(2), 78–87. https://ejournal.litbang.kemkes.go.id/index.php/jkki/issue/view/92

[13] Tjiptono, F. (2019). Pemasaran Jasa: Prinsip, Penerapan, dan Penelitian. Andi Offset.

[14] Wijaya, T. (2018). Manajemen Kualitas Jasa: Desain Servqual, QFD, dan Kano Disertai Contoh Aplikasi dalam Kasus Penelitian. Indeks.

[15] Santoso, A. H., Fajrin, H. R., Sultoni, A., & Ertiningsih, D. (2020). Penentuan Sistem Antrean dengan Pertimbangan Biaya dan Kontrol Kedatangan Pasien: Studi Kasus di Puskesmas Ungaran Semarang. Pythagoras: Jurnal Pendidikan Matematika, 15(2), 165–177. https://doi.org/10.21831/pg.v15i2.35403

[16] Yuniarti, C. A., Dini, A. K., & Jannah, P. C. (2024). Analisis Sistem Antrean dalam Upaya Peningkatan Efektivitas Pelayanan Puskesmas Gunung Pati Kota Semarang. Journal of Comprehensive Science, 3(8), 4112–4122. https://doi.org/10.59188/jcs.v3i8.845

[17] Wijayanti, M., & Aman, S. (2023). Analisis Sistem Antrean Pelayanan Pendaftaran Pasien dengan Pendekatan Model M/M/S: Studi Kasus di Puskesmas Undaan Kudus. Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri, 27(1), 33–34. https://ejr.umku.ac.id/index.php/jatmi/article/view/1808

[18] Supardi, S., & Agus Dharmanto, A. D. (2020). Analisis Statistical Quality Control pada Pengendalian Kualitas Produk Kuliner. Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Pakuan, 6(2), 199–210. https://doi.org/10.34203/jimfe.v6i2.2622

[19] Taha, H. A. (1996). Operations Research: An Introduction (6th ed.). Prentice Hall.

[20] Kakiay, T. J. (2004). Dasar Teori Antrean untuk Analisis Sistem. Andi.